Pengembangan Alat Pengingat Sein melalui Metode Vibrator Pada Handlebar

(20/11/2025) Pusat Unggulan Inovasi Kajian Keselamatan Transportasi dan Kendaraan Bermotor Universitas Negeri Yogyakarta (PUIKTKBM UNY) yang diketuai Dr. Ir. Zainal Arifin, M.T. memberikan dukungan terhadap penelitian yang dilaksanakan Dr. Ir. Muhkamad Wakid, S.Pd., M.Eng. tentang pengembangan alat pengingat sein melalui metode vibrator pada handlebar. Penelitian tersebut dilaksanakan pada periode April hingga Oktober 2025 sebagai bagian dari penguatan inovasi keselamatan berkendara pada kendaraan roda dua. Kegiatan penelitian berlokasi di Bengkel Chassis Fakultas Teknik (FT) UNY untuk mendukung perancangan, perakitan, serta pengujian fungsi perangkat. Pendanaan penelitian berasal dari skema Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) yang mendukung kebutuhan komponen, instrumen uji, dan dokumentasi luaran riset. Dr. Muhkamad Wakid memimpin pelaksanaan penelitian bersama tim pendukung sesuai tahapan pengembangan alat. PUIKTKBM UNY mendampingi penelitian melalui penguatan aspek keselamatan, kelayakan penerapan, dan evaluasi kinerja perangkat. Kegiatan ini memperlihatkan sinergi pusat unggulan inovasi dengan peneliti untuk menghasilkan solusi yang aplikatif di jalan raya. 

Penelitian ini bertujuan membuat mekanisme pengingat untuk mematikan sein agar potensi kecelakaan lalu lintas dapat berkurang. Tim peneliti mengembangkan alat pengingat dengan memanfaatkan getaran (vibrator) pada handlebar sebagai sinyal taktil bagi pengendara. Dr. Muhkamad Wakid merancang konsep kerja alat agar pengendara mendapatkan peringatan yang jelas tanpa mengganggu kendali berkendara. PUIKTKBM UNY menekankan relevansi penelitian terhadap faktor risiko kecelakaan yang sering dipicu oleh kelalaian mematikan sein setelah berbelok atau berpindah lajur. Tim peneliti menyiapkan parameter uji yang mencakup respons getaran, kenyamanan pengguna, serta ketepatan pemicu peringatan sesuai kondisi penggunaan sein. Pengujian dilakukan untuk memastikan alat bekerja stabil pada berbagai kondisi kendaraan dan situasi berkendara. Hasil pengembangan diharapkan dapat menjadi dasar penerapan alat pengingat yang lebih aman, mudah digunakan, dan sesuai kebutuhan pengguna. Melalui tujuan tersebut, penelitian diarahkan untuk meningkatkan disiplin sinyal berkendara dan memperkuat budaya keselamatan lalu lintas. 

Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui tahapan perancangan sistem, pemilihan komponen, perakitan prototipe, serta uji fungsional di Bengkel Chassis FT UNY. Tim peneliti melakukan evaluasi kinerja alat melalui pengukuran respons getaran dan uji pengguna terbatas untuk melihat keberterimaan sinyal peringatan. PUIKTKBM UNY mendampingi proses evaluasi dengan menautkan hasil pengujian pada aspek keselamatan berkendara dan kebutuhan penerapan di lapangan. Skema PUPT mendukung keberlanjutan kegiatan melalui pembiayaan pengadaan komponen, pengembangan prototipe, dan analisis hasil uji selama April hingga Oktober 2025. Tim peneliti menyusun dokumentasi hasil pengembangan sebagai bahan rekomendasi perbaikan dan pengembangan tahap berikutnya. Rencana tindak lanjut mencakup penyempurnaan desain handlebar, peningkatan keandalan sistem, serta perluasan skenario uji pada kondisi berkendara yang lebih beragam. Melalui dukungan ini, PUIKTKBM UNY memperkuat peran riset inovasi keselamatan yang berorientasi pada pencegahan kecelakaan lalu lintas di jalan raya. (IWA)